Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Hukum

Youtuber Sentil Gatot Nurmantyo, Singgung Bentrokan TNI–Brimob di Era Kepemimpinannya

×

Youtuber Sentil Gatot Nurmantyo, Singgung Bentrokan TNI–Brimob di Era Kepemimpinannya

Sebarkan artikel ini

Jakarta — Pernyataan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang menyinggung soal etika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menuai respons di ruang publik. Sejumlah warganet hingga pegiat media sosial turut mengomentari pernyataan tersebut, termasuk seorang YouTuber yang videonya belakangan viral.

Dalam video yang beredar di media sosial, YouTuber tersebut mengkritik balik Gatot dengan mengaitkan pernyataannya pada peristiwa bentrokan antara prajurit TNI dan personel Brimob Polri yang sempat terjadi di Binjai, Sumatera Utara, dan Batam, Kepulauan Riau, saat Gatot masih menjabat sebagai Panglima TNI.

Silakan gulirkan ke bawah

Ia juga menyinggung kembali pernyataan Gatot di masa lalu yang menyebut dalam waktu singkat dapat “meratakan” markas Brimob. Pernyataan itu kembali diangkat sebagai respons atas kritik Gatot terhadap Kapolri terkait isu etika dan sikap kelembagaan Polri.

“Kalau bicara etika, anda dengan Pak Listyo Sigit jauh,” ujar YouTuber tersebut dalam videonya, seperti dikutip dari unggahan yang beredar.

Selain itu, ia menilai langkah Kapolri yang meminta jajaran Polri tetap solid dan memperjuangkan posisi institusi berada langsung di bawah Presiden sebagai hal yang wajar dalam kerangka sistem ketatanegaraan saat ini.

Menurutnya, posisi Polri di bawah Presiden merupakan bagian dari desain reformasi sektor keamanan pasca pemisahan TNI–Polri, serta bentuk pertanggungjawaban langsung kepada kepala negara sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan tertinggi.

“Itu baru sosok pemimpin,” ujarnya.

Wacana penempatan Polri di bawah kementerian kembali mencuat dalam diskursus publik belakangan ini. Sejumlah pihak mendukung opsi tersebut dengan alasan penguatan pengawasan sipil dan tata kelola kelembagaan. Namun, pihak lain menilai struktur Polri di bawah Presiden telah sesuai dengan amanat konstitusi dan praktik ketatanegaraan yang berjalan selama ini.

Dalam konteks tersebut, Kapolri disebut menginstruksikan jajarannya untuk tetap fokus menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mengikuti dinamika kebijakan sesuai koridor hukum yang berlaku.

YouTuber itu juga menyarankan agar Gatot, sebagai purnawirawan TNI, memberikan teladan yang menyejukkan di tengah polemik yang berkembang.

“Seharusnya, dari saya sebagai rakyat, anda sudah purna memberi contoh yang baik untuk generasi penerus, bukan malah jadi provokator,” katanya.

Perdebatan mengenai relasi TNI–Polri dan posisi kelembagaan Polri menunjukkan isu tersebut masih menjadi topik sensitif di ruang publik. Sejumlah kalangan berharap polemik yang berkembang tidak memicu gesekan yang dapat mengganggu stabilitas nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *