
Faktaplus.id-Jakarta, 30 November. Organisasi Kemanusiaan Solidarity Squad mendesak Pemerintah Pusat segera menetapkan status Bencana Nasional terhadap banjir bandang yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah sekitarnya. Desakan ini muncul setelah kondisi di lapangan menunjukkan kerusakan masif, jatuhnya korban jiwa, lumpuhnya akses logistik, serta minimnya kapasitas pemerintah daerah untuk menangani darurat bencana.
Ketua Harian Solidarity Squad, Rahmad Mulia, menyampaikan bahwa eskalasi bencana telah melampaui kemampuan daerah. “Skala kerusakan yang terjadi sudah berada pada kategori luar biasa. Penanganan harus ditingkatkan ke level nasional agar mobilisasi bantuan, peralatan berat, hingga tenaga penyelamat dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,” ujarnya.
Kerusakan Meluas, Ribuan Warga Mengungsi
Laporan lapangan Solidarity Squad menyebutkan sejumlah kecamatan terdampak mengalami:
Rumah dan fasilitas publik hancur atau rusak berat.
Akses jalan terputus akibat longsor dan lumpur tebal.
Ribuan warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi darurat dengan fasilitas minim.
Risiko wabah penyakit mulai meningkat karena sanitasi memburuk.
“Penanganan tidak boleh setengah hati. Status Bencana Nasional akan membuka akses yang lebih luas bagi BNPB, TNI–Polri, hingga lembaga kemanusiaan untuk turun secara terstruktur,” tambah Rahmad.
Butuh Intervensi Cepat Pemerintah Pusat
Solidarity Squad menilai bahwa percepatan status Bencana Nasional sangat krusial untuk menghindari krisis kemanusiaan lanjutan. Penetapan status tersebut akan:
1. Mempercepat distribusi logistik kepada pengungsi.
2. Menggerakkan sumber daya nasional, termasuk helikopter, alat berat, dan tim SAR.
3. Memungkinkan penyaluran anggaran darurat lebih cepat dan tepat.
4. Menjamin koordinasi terpadu antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
Ajakan untuk Semua Pihak
Solidarity Squad juga mengajak masyarakat, lembaga swadaya, dan komunitas kemanusiaan di seluruh Indonesia untuk ikut membantu upaya tanggap darurat di Aceh. “Ini saatnya solidaritas nasional bekerja. Kita harus berdiri bersama masyarakat Aceh,” terang Ketua Harian Solidarity Squad melalui keterangan tertulis.
Organisasi tersebut memastikan telah menurunkan relawan, sigap membantu evakuasi, distribusi bantuan, serta pendataan kebutuhan pengungsi.
Solidarity Squad menegaskan kembali bahwa tanpa intervensi cepat dan kebijakan luar biasa dari pemerintah pusat, situasi di Aceh berpotensi memburuk. Rilis ini menjadi seruan agar negara hadir untuk memastikan keselamatan warga.





