Example floating
Example floating
Berita

Mahasiswa Maluku Kibarkan Isu “Dari Maluku Tolak MBG” dalam Aksi Sambut Presiden di Kota Ambon

×

Mahasiswa Maluku Kibarkan Isu “Dari Maluku Tolak MBG” dalam Aksi Sambut Presiden di Kota Ambon

Sebarkan artikel ini
FAKTAPLUS.ID, Sebelum aksi utama digelar, mahasiswa terlebih dahulu mengadakan pra-demonstrasi di kawasan Bundaran Poka, Kota Ambon. Pada kegiatan tersebut, mereka membentangkan sebuah spanduk besar bertuliskan “Dari Maluku Tolak MBG” sebagai simbol dimulainya rangkaian penyampaian aspirasi menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Maluku.

Ambon – FAKTAPLUS.ID, Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam berbagai elemen organisasi di Maluku menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi bertepatan dengan kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Provinsi Maluku. Aksi tersebut mengusung brand issue “Dari Maluku Tolak MBG” sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

Koordinator Lapangan, Alfian Hulihulis, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum yang dijamin oleh konstitusi. Menurutnya, mahasiswa ingin memastikan bahwa setiap program strategis nasional yang dijalankan di daerah berlangsung secara transparan, akuntabel, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami datang bukan untuk menolak Presiden, tetapi untuk menyampaikan aspirasi rakyat Maluku. Brand issue Dari Maluku Tolak MBG merupakan simbol kritik terhadap pelaksanaan program yang kami nilai perlu dievaluasi secara menyeluruh,” kata Alfian.

Sementara itu, Jenderal Lapangan Theni menyebutkan bahwa mahasiswa akan mengedepankan aksi damai dengan tetap menjaga ketertiban umum selama penyampaian aspirasi berlangsung. Ia mengimbau seluruh peserta aksi untuk mematuhi ketentuan hukum serta menghormati aparat keamanan yang bertugas melakukan pengamanan kunjungan Presiden.

Menurutnya, mahasiswa berharap pemerintah pusat tidak hanya melihat keberhasilan program dari sisi seremonial, tetapi juga mendengar berbagai masukan yang berkembang di masyarakat, khususnya di Maluku.

Penanggung Jawab Aksi, Fadel Rumakat, menegaskan bahwa demonstrasi merupakan bagian dari kontrol sosial yang menjadi tanggung jawab mahasiswa terhadap jalannya pemerintahan. Ia mengatakan momentum kunjungan Presiden menjadi kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat secara langsung.

“Kami ingin pemerintah mendengar suara masyarakat Maluku. Aspirasi yang kami bawa lahir dari berbagai dinamika yang berkembang di lapangan. Karena itu kami berharap Presiden memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang menjadi kegelisahan masyarakat,” ujarnya.

Fadel menambahkan bahwa seluruh peserta aksi diminta menjaga situasi tetap kondusif serta menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan. Ia berharap penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, damai, dan tetap menghormati seluruh proses pengamanan kunjungan kepala negara.

Rencananya, aksi akan dipusatkan di sejumlah titik yang menjadi jalur kunjungan Presiden dengan membawa spanduk dan poster bertuliskan “Dari Maluku Tolak MBG” sebagai identitas utama gerakan. Para mahasiswa juga berencana menyampaikan pernyataan sikap yang berisi sejumlah tuntutan dan harapan kepada pemerintah pusat terkait pelaksanaan kebijakan di Maluku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *