Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Nasional

Simpul Juang Mahasiswa Gelar Webinar Nasional Bahas Kedaulatan Sipil di Tengah Tren Militeristik

×

Simpul Juang Mahasiswa Gelar Webinar Nasional Bahas Kedaulatan Sipil di Tengah Tren Militeristik

Sebarkan artikel ini
Webinar Nasional bertema “Kedaulatan Sipil Ditengah Pemerintahan Militeristik Dalam Dunia Demokrasi”

Faktaplus.id, Jakarta – Simpul Juang Mahasiswa menyelenggarakan webinar nasional bertema “Kedaulatan Sipil Ditengah Pemerintahan Militeristik Dalam Dunia Demokrasi”, sebuah forum diskusi mendalam yang berfokus pada dinamika relasi sipil–militer dan tantangan demokrasi Indonesia di era kontemporer. (Minggu, 07/12/2025).

Peserta di hadiri 50 mahasiswa perwakilan kampus di Jakarta dan Tangerang

Silakan gulirkan ke bawah

Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara dengan latar belakang dan fokus kajian yang saling melengkapi. M. Riyadh Fadild

Ketua Umum Simpul Juang Mahasiswa
Membahas posisi strategis gerakan mahasiswa sebagai penjaga nalar publik dan pelindung kedaulatan sipil dari kecenderungan otoritarianisme. Riyadh menyoroti pentingnya konsolidasi gerakan sipil serta penguatan ruang partisipasi warga dalam sistem demokrasi.

Peran generasi muda dalam membangun budaya politik yang kritis, inovatif, dan partisipatif. Menekankan bagaimana keterlibatan pemuda berbasis edukasi dan kreativitas dapat memperkuat demokrasi di tengah tekanan politik yang semakin kompleks.

Dalam kesempatan yang sama, Hilmi Anwar A.M Wakil Ketua Umum SEMA FITK memberikan perspektif internal mahasiswa kampus terkait tantangan demokrasi di ruang akademik dan lingkungan pendidikan. Hilmi menyoroti bagaimana kecenderungan militeristik dapat memengaruhi kebebasan berekspresi, dinamika organisasi mahasiswa, serta masa depan kepemimpinan muda.

Webinar ini dipandu oleh Nadia Puteri Alindi sebagai moderator yang mengarahkan diskusi secara sistematis dan dialogis.

Acara yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu, 7 Desember 2025 pukul 14.00 WIB – selesai ini diberi ruang bagi peserta untuk bertanya, berdiskusi, dan memperluas pemahaman terkait urgensi mempertahankan kedaulatan sipil. Di tengah kecenderungan militeristik dalam beberapa praktik pemerintahan, forum ini menjadi pengingat bahwa demokrasi hanya dapat bertahan ketika masyarakat sipil kuat, kritis, dan berdaya.

Melalui diskusi ini, Simpul Juang Mahasiswa menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang-ruang edukasi politik yang inklusif, progresif, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *