Faktaplus.Id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan sekitar 161.243 personel untuk mengamankan arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026 melalui Operasi Ketupat 2026. Operasi ini juga melibatkan dukungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta berbagai instansi terkait guna memastikan perjalanan masyarakat selama periode mudik berjalan aman, lancar, dan nyaman.
Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Idul Fitri. Fokus pengamanan meliputi jalur-jalur mudik utama, terminal, pelabuhan, bandara, stasiun kereta api, hingga pusat-pusat keramaian yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.
Selain pengamanan jalur transportasi, aparat juga akan mendirikan sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Petugas di lapangan akan membantu pengaturan lalu lintas, memberikan informasi perjalanan, serta menangani berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI), Ismail Marasabessy, menilai pengerahan ratusan ribu personel tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran aparat keamanan di berbagai titik mudik menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.
“Pengerahan personel dalam Operasi Ketupat 2026 menunjukkan komitmen dan dedikasi Polri dalam melayani masyarakat. Ini adalah bentuk pengabdian Polri untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan mudik Lebaran dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 2026 dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Ismail. Senin, (16/26)
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya yang turut terlibat dalam pengamanan mudik Lebaran tahun ini. Kolaborasi lintas lembaga dinilai sangat penting untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun kemacetan yang kerap terjadi saat arus mudik dan arus balik.
Ismail berharap seluruh masyarakat dapat mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban, serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan mudik berjalan dengan baik.
Dengan adanya Operasi Ketupat 2026, pemerintah dan aparat keamanan berharap masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dan merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh rasa aman, tertib, dan nyaman.





