
FAKTAPLUS|ACEH—Terpilihnya Fatan Sabilulhaq sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) periode 2026–2028 mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Tonicko Anggara, yang pada periode sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan HAMAS.
Tonicko menilai, kepemimpinan baru ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan organisasi mahasiswa Aceh Selatan di Banda Aceh, setelah cukup lama mengalami masa kevakuman. Ia menyebut regenerasi melalui forum Musyawarah Besar (MUBES) sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali roda organisasi.
Menurutnya, Fatan Sabilulhaq yang juga merupakan mantan Ketua Umum IMPS (Ikatan Mahasiswa Pelajar Samadua) dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman organisasi yang mumpuni untuk memimpin HAMAS ke arah yang lebih progresif. Ia optimistis kepemimpinan baru ini mampu mengembalikan eksistensi organisasi sebagai wadah perjuangan mahasiswa Aceh Selatan.
“Kami turut mengucapkan selamat kepada saudara Fatan Sabilulhaq yang telah terpilih sebagai Ketua Umum HAMAS Periode 2026–2028. Ini tentunya adalah titik awal kebangkitan HAMAS melalui regenerasi kepemimpinan yang dilaksanakan melalui MUBES,” ujar Tonicko.
Ia menambahkan, HAMAS telah cukup lama berada dalam kondisi vakum, sehingga diperlukan langkah-langkah konkret dan terukur untuk mengembalikan peran organisasi di tengah dinamika gerakan mahasiswa di Banda Aceh.
“Sudah terbilang lama HAMAS vakum. Besar harapan dengan terpilihnya ketua yang baru, organisasi yang kita cintai ini dapat kembali andil dalam mewarnai pergerakan dan perjuangan mahasiswa Aceh Selatan di Banda Aceh dengan langkah-langkah konkret dan strategis,” ungkapnya.
Selain menyampaikan apresiasi, Tonicko juga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) atas hasil MUBES tersebut. Ia menilai legalitas organisasi menjadi hal penting agar kepengurusan baru dapat segera menjalankan roda organisasi secara resmi dan memiliki legitimasi yang kuat.
Di akhir pernyataannya, Tonicko mengajak seluruh mahasiswa Aceh Selatan untuk bersama-sama mengawal hasil MUBES HAMAS agar kepemimpinan baru dapat berjalan optimal.
“Dengan dukungan bersama dan legalitas yang jelas, kita harapkan HAMAS kembali aktif serta mampu menjalankan pola gerak dan perjuangan mahasiswa secara lebih terarah di masa mendatang,” pungkasnya.



