Faktaplus.Id – Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) memberikan apresiasi kepada Kapolda Polda Metro Jaya beserta jajaran atas keberhasilan pengamanan perayaan Natal yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Direktur Eksekutif DPN LKPHI, Ismail Marasabessy menyampaikan bahwa kesiapan aparat kepolisian dalam mengamankan gereja-gereja, pusat keramaian, serta jalur lalu lintas selama perayaan Natal patut diapresiasi. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat dinilai mampu menciptakan rasa aman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal.
“Pengamanan Natal yang dilakukan Polda Metro Jaya menunjukkan profesionalisme dan kesiapsiagaan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini patut mendapat apresiasi dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Ismail.
Meski demikian, DPN LKPHI menegaskan bahwa tantangan pengamanan belum berakhir. Menjelang peringatan malam Tahun Baru, Polda Metro Jaya diminta untuk memperkuat pengamanan, khususnya di titik-titik rawan keramaian seperti pusat hiburan, kawasan wisata, ruang publik, serta jalur utama lalu lintas.
Menurut Ismail, potensi gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, serta penggunaan petasan dan kembang api secara tidak terkendali perlu diantisipasi dengan langkah-langkah preventif yang lebih maksimal.
“Momentum malam Tahun Baru biasanya diwarnai peningkatan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, kami mendorong Polda Metro Jaya untuk meningkatkan patroli, pengawasan, dan penegakan hukum demi menjaga keselamatan dan ketertiban bersama,” tambahnya.
DPN LKPHI juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan dengan mematuhi aturan, tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain, serta mendukung upaya aparat keamanan.
Dengan kolaborasi yang kuat antara aparat dan masyarakat, DPN LKPHI berharap perayaan malam Tahun Baru dapat berlangsung aman, damai, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh warga.





