Example floating
Example floating
BeritaFakta LawyerHukumNasional

Dinilai Sukses Benahi Polri, DPN LKPHI: Kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Perkuat Kepercayaan Publik Dan Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

×

Dinilai Sukses Benahi Polri, DPN LKPHI: Kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Perkuat Kepercayaan Publik Dan Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Sebarkan artikel ini
Ismail Marasabessy

Jakarta, Faktaplus.Id – Kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Melalui implementasi konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), Jenderal Sigit dinilai berhasil mentransformasi wajah Polri menjadi institusi yang lebih profesional, responsif, dan semakin dipercaya masyarakat.

Di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, Polri di bawah komando Jenderal Listyo Sigit disebut mampu menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus mengawal berbagai program strategis pemerintah dan agenda nasional agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI), Ismail Marasabessy, menilai kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit telah menghadirkan perubahan nyata dalam tubuh Polri. Menurutnya, berbagai reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga keberanian dalam mengungkap kasus-kasus besar menjadi indikator bahwa Polri terus bergerak ke arah yang lebih baik.

“Polri saat ini menunjukkan kinerja yang sangat menonjol dibandingkan sejumlah institusi penegak hukum lainnya. Transformasi melalui Polri Presisi bukan sekadar slogan, tetapi telah diwujudkan dalam langkah-langkah konkret yang dirasakan masyarakat,” ujar Ismail. Jumat, (24/7/26).

Ia menambahkan, keberhasilan Polri mengawal pesta demokrasi, menjaga situasi keamanan nasional, serta merespons berbagai persoalan masyarakat secara cepat menjadi bukti bahwa institusi kepolisian mampu menjalankan tugasnya secara profesional di tengah dinamika politik dan sosial yang berkembang.

Tidak hanya itu, menurut Ismail, keberanian Polri dalam membongkar sejumlah kasus korupsi berskala besar juga menjadi sinyal kuat bahwa komitmen pemberantasan korupsi tidak berhenti pada slogan semata. Pengungkapan perkara-perkara dengan nilai kerugian negara yang sangat besar dinilai menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak dugaan tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu.

“Langkah Polri dalam mengungkap berbagai kasus besar menunjukkan bahwa tidak ada ruang bagi praktik korupsi untuk dilindungi. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah,” tegasnya.

Terkait skandal Korupsi senilai 34,6 Triliun yang diduga melibatkan mantan Jampidus Kejaksaan Agung, Ismail menegaskan bahwa proses hukum telah di alihkan ke Kejagung namun yang berharap kasus harus berjalan independen dan bebas dari intervensi. Ia mengingatkan agar seluruh pihak tetap menghormati proses penyidikan dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Menurutnya, konsistensi Polri dalam membongkar perkara-perkara besar akan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sekaligus menjadi pesan bahwa supremasi hukum harus ditegakkan kepada siapa pun tanpa pengecualian.

Dengan berbagai capaian tersebut, kepemimpinan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dinilai tidak hanya berhasil memperkuat institusi Polri melalui transformasi Presisi, tetapi juga mempertegas posisi Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan nasional serta mendukung penegakan hukum yang profesional, modern, dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *