Jakarta, Faktapuls Id – Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) secara resmi menyatakan dukungannya kepada Asep Edi Suheri untuk menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Listyo Sigit Prabowo. Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan dan keberhasilan Komjen Pol. Asep dalam menjaga keamanan serta meningkatkan pelayanan publik selama memimpin Polda Metro Jaya.
Direktur Eksekutif DPN LKPHI Ismail Marasabessy, mengatakan bahwa figur Komjen Pol. Asep Edi Suheri dianggap layak memimpin institusi Polri karena memiliki pengalaman, kemampuan manajerial, dan ketegasan dalam menjalankan tugas kepolisian. Menurutnya, keberhasilan yang dicapai selama memimpin Polda Metro Jaya menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kapasitas kepemimpinan seorang calon Kapolri.
Ismail menilai slogan “Jaga Jakarta” yang digaungkan Polda Metro Jaya bukan hanya sekadar slogan semata, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan. Ia menyebut berbagai langkah strategis yang dilakukan Polda Metro Jaya telah memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Menurut Ismail, masyarakat dapat merasakan langsung perubahan melalui peningkatan patroli keamanan, percepatan pelayanan kepolisian, hingga respons cepat terhadap berbagai laporan masyarakat. Ia mengatakan, kehadiran polisi di tengah masyarakat semakin dirasakan dan memberikan rasa aman, khususnya dalam menghadapi persoalan kriminalitas jalanan yang selama ini meresahkan warga.
“Komjen Pol. Asep Edi Suheri mampu menunjukkan kepemimpinan yang tegas namun tetap humanis. Polda Metro Jaya di bawah kepemimpinannya mampu bekerja maksimal dalam pelayanan masyarakat dan pemberantasan kejahatan jalanan yang selama ini menjadi keresahan masyarakat,” ujar Ismail dalam keterangannya kepada media. Senin, (25/5/26).
DPN LKPHI juga menilai bahwa keberhasilan menjaga keamanan di wilayah metropolitan seperti Jakarta bukanlah tugas yang mudah. Sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan aktivitas nasional, Jakarta memiliki tingkat kompleksitas keamanan yang sangat tinggi. Karena itu, keberhasilan menjaga stabilitas keamanan di ibu kota dianggap sebagai prestasi besar yang patut diapresiasi.
Selain itu, Ismail menyebut bahwa Komjen Pol. Asep dinilai berhasil menjaga marwah institusi Polri di tengah berbagai tantangan dan dinamika sosial yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, citra kepolisian yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat harus terus diperkuat melalui kepemimpinan yang memiliki visi jelas dan keberanian dalam melakukan perubahan.
“Yang layak menggantikan Kapolri adalah Kapolda Metro Jaya karena mereka sama-sama berhasil menjaga marwah institusi Polri dan membawa perubahan. Kapolda Metro Jaya juga mampu membawa keberhasilan yang signifikan di Jakarta,” tegas Ismail.
DPN LKPHI berharap proses regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri ke depan dapat mempertimbangkan rekam jejak, integritas, dan keberhasilan nyata seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya. Organisasi tersebut meyakini bahwa Polri membutuhkan sosok pemimpin yang mampu memperkuat pelayanan publik, meningkatkan profesionalisme anggota, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Di akhir keterangannya, DPN LKPHI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional. Menurut Ismail, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif demi terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan di Indonesia.



