Faktaplus.Id. – Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas kinerjanya dalam penanganan dampak pasca bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh.
Apresiasi tersebut diberikan khusus atas inisiatif dan langkah konkret Polri dalam membangun sebanyak 249 sumur bor di daerah-daerah terdampak bencana. Program ini dinilai sangat membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih akibat rusaknya sumber air dan infrastruktur pasca bencana alam.
Direktur Eksekutif DPN LKPHI Ismail Marasabessy, menyatakan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat. Menurutnya, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital, terutama bagi warga yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana.
Langkah Polri membangun 249 sumur bor di wilayah Sumatera dan Aceh patut diapresiasi. Ini bukan hanya soal keamanan dan ketertiban, tetapi juga kepedulian kemanusiaan yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Direktur Eksekutif DPN LKPHI dalam keterangannya, (7/1/26).
DPN LKPHI juga menilai bahwa program tersebut mencerminkan transformasi Polri yang semakin humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pasca bencana. Kehadiran sumur bor dinilai mampu mendukung kesehatan, sanitasi, serta pemulihan aktivitas ekonomi warga setempat.
Selain itu, DPN LKPHI berharap agar sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dapat terus diperkuat dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana ke depan. Dengan kerja sama yang solid, dampak bencana dapat diminimalisir dan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Semoga langkah ini menjadi contoh dan dapat terus berlanjut di wilayah lain yang membutuhkan. Polri telah menunjukkan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tutupnya.



