Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaNasionalSosial Budaya

Jika Pemerintah Tak Ingin Jadikan Bencana Aceh Sebagai Bencana Nasional, Biarkan Kami Mandiri

×

Jika Pemerintah Tak Ingin Jadikan Bencana Aceh Sebagai Bencana Nasional, Biarkan Kami Mandiri

Sebarkan artikel ini

Faktaplus.Id – Pemuda Aceh, Don Muji Alfurqan, menyuarakan keprihatinannya terhadap penanganan bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatra. Ia menegaskan bahwa apabila pemerintah pusat tidak ingin bencana di Aceh meningkatkan Status menjadi bencana nasional, maka masyarakat Aceh seharusnya diberi ruang untuk bersikap mandiri, termasuk kebebasan menerima bantuan dari negara tetangga,apalagi soal melakukan hubungan dengan negara luar suada di atur dalam undang undang pemerintah aceh dan tidak bertentangan.

Dalam pernyataannya kepada media, Muji menilai bahwa lambannya respons dan terbatasnya dukungan yang diterima masyarakat terdampak berpotensi memicu persoalan sosial baru. Menurutnya, solidaritas internasional, khususnya dari negara-negara tetangga yang memiliki kedekatan geografis dan historis dengan Aceh, seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman.

Silakan gulirkan ke bawah

“Ketika masyarakat berada dalam kondisi darurat, yang dibutuhkan adalah bantuan cepat dan nyata. Jika pemerintah tidak ingin kondisi ini berubah menjadi bencana Nasional, maka jangan membatasi upaya masyarakat Aceh untuk bertahan dan bangkit secara mandiri,” ujar Muji. Rabu (28/12/25)

Ia juga menekankan bahwa Aceh memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi bencana besar, termasuk tsunami 2004, di mana bantuan internasional justru menjadi faktor penting dalam proses pemulihan. Menurutnya, keterbukaan terhadap bantuan luar bukan berarti melemahkan kedaulatan negara, melainkan bentuk kepedulian kemanusiaan.

Muji berharap pemerintah pusat dan daerah dapat lebih fleksibel dan responsif dalam menyikapi situasi darurat, serta melibatkan masyarakat sipil dan tokoh muda dalam proses pengambilan kebijakan. “Yang paling penting adalah keselamatan dan kesejahteraan rakyat. Jangan sampai persoalan administrasi dan politik menghambat bantuan yang sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Hingga saat ini, masyarakat Aceh terus berharap adanya langkah konkret dan kolaboratif agar dampak bencana tidak berkepanjangan dan tidak menimbulkan gejolak sosial di kemudian hari.

“Kurang lebih Sudah satu bulan  masyarakat belum mendapatkan bantuan yang layak”

Untuk diketahui bahwa Sejumlah daerah di Aceh dilaporkan terdampak bencana, Hampir seluruh Kabupaten dan kota yang ada di aceh ,Bencana yang terjadi meliputi banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta abrasi pantai, yang mengakibatkan kerusakan rumah warga, lahan pertanian, fasilitas umum, dan memaksa sebagian masyarakat mengungsi.

Kerterlambatan penanganan pasca banjir ini saya secara pribadi  yang merupakan putra asli aceh sangat menyesali hal tersebut dan para korban bencana banjir sungguh memprihatinkan apalagi  masyarakat aceh dalam beberpa hari kedepan akan memasuki pergantian  tahun. Tak hanya itu, Muji Alfurqan menyampaikan  bahwa lambatnya penanganan pasca bencana akan dirasakan karena di hadapkan pada bulan puasa dan Lebaran tahun depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *