Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Nasional

PP KAMMI Deklarasikan Manifesto Restorasi Gerakan Bebas Aktif dalam RAPIMNAS di Medan

×

PP KAMMI Deklarasikan Manifesto Restorasi Gerakan Bebas Aktif dalam RAPIMNAS di Medan

Sebarkan artikel ini

MEDAN – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) mendeklarasikan Manifesto Restorasi Gerakan Bebas Aktif dalam Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) yang digelar di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Senin (22/12).

RAPIMNAS yang mengusung tema “Restorasi Arah Gerakan dan Perjuangan KAMMI” ini dihadiri ratusan pimpinan KAMMI dari seluruh Indonesia, mulai dari Ketua Pengurus Wilayah (PW) hingga Ketua Pengurus Daerah (PD). Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk konsolidasi ideologis dan peneguhan arah perjuangan organisasi.

Silakan gulirkan ke bawah

Salah satu agenda utama RAPIMNAS adalah pembacaan Manifesto Gerakan KAMMI yang disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal PP KAMMI, Syafrul Ardi. Ia menyebut manifesto tersebut sebagai refleksi kolektif atas perjalanan panjang KAMMI sebagai gerakan mahasiswa Islam yang berorientasi pada perubahan sosial dan keadilan.

“Manifesto ini bukan hanya dokumen normatif, tetapi pijakan ideologis dan arah strategis gerakan KAMMI ke depan,” kata Syafrul dalam sambutannya.

Syafrul menilai, dinamika sosial dan politik yang terus berkembang menuntut KAMMI untuk melakukan revitalisasi gerakan tanpa kehilangan prinsip dasar perjuangan. Menurutnya, pragmatisme dan rutinitas struktural berpotensi mengikis nilai-nilai idealisme jika tidak diimbangi dengan kesadaran ideologis yang kuat.

“KAMMI harus kembali pada jati dirinya sebagai gerakan kader yang kritis, progresif, dan berpihak kepada kepentingan umat dan bangsa,” ujarnya.

Dalam manifesto tersebut ditegaskan bahwa KAMMI memposisikan diri sebagai gerakan yang bebas dan aktif. Bebas dari kooptasi kekuasaan dan tekanan kepentingan sempit, serta aktif memperjuangkan keadilan, kebenaran, dan kemaslahatan umat serta bangsa.

“Sikap bebas dan aktif bukanlah netralitas tanpa arah, melainkan keberpihakan sadar pada nilai-nilai Islam dan cita-cita kebangsaan Indonesia,” lanjut Syafrul.

RAPIMNAS PP KAMMI juga menjadi ruang refleksi bagi pimpinan wilayah dan daerah untuk mengevaluasi peran organisasi dalam gerakan mahasiswa nasional. Forum ini diharapkan mampu melahirkan kesepahaman bersama terkait penguatan kaderisasi, advokasi kebijakan publik, serta peran strategis KAMMI dalam mengawal isu-isu kebangsaan.

Melalui deklarasi Manifesto Restorasi Gerakan Bebas Aktif, PP KAMMI menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembaruan internal, memperkuat konsistensi perjuangan, serta membangun semangat kolektif kader dalam menghadapi tantangan bangsa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *