
Ambon – FAKTAPLUS.ID, Kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ke Provinsi Maluku dinilai menjadi momentum penting untuk mengevaluasi tata kelola sektor energi, termasuk menindaklanjuti dugaan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Dusun Waeselang, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).
Desakan tersebut mencuat menyusul beredarnya laporan media mengenai dugaan aktivitas distribusi BBM yang tidak sesuai dengan ketentuan. Aparat penegak hukum, khususnya Polda Maluku, diminta segera melakukan penyelidikan secara profesional guna memastikan kebenaran informasi tersebut dan mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan bukti yang cukup.
Kapolda Maluku juga didorong memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Khusus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menelusuri dugaan penyimpangan tersebut. Langkah itu dinilai penting mengingat praktik distribusi BBM ilegal, apabila terbukti, berpotensi merugikan negara, mengganggu distribusi BBM kepada masyarakat, serta mencederai tata kelola sektor energi.
Kedatangan Menteri ESDM diharapkan tidak hanya berfokus pada agenda investasi dan proyek strategis nasional, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pengawasan distribusi BBM di daerah, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku yang memiliki tantangan pengawasan lebih kompleks.
Masyarakat berharap pemerintah pusat dan aparat penegak hukum menjadikan setiap dugaan penyimpangan sebagai perhatian serius. Penyelidikan yang transparan dan objektif dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di sektor energi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polda Maluku mengenai tindak lanjut atas dugaan tersebut. Seluruh pihak yang disebut dalam berbagai informasi yang beredar tetap harus dianggap tidak bersalah sampai terdapat hasil penyelidikan atau putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.


