Jakarta, Faktaplus.Id – Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Metro Jaya, Wakapolda Metro Jaya, serta seluruh jajaran atas keberhasilan dalam mengawal dan mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang berlangsung aman, tertib, dan damai di wilayah DKI Jakarta.
Direktur Eksekutif DPN LKPHI, Ismail Marasabessy, menilai bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata profesionalisme serta kesiapan institusi kepolisian, khususnya Polda Metro Jaya, dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah potensi dinamika massa yang tinggi.
“Keberhasilan pengamanan May Day ini tidak hanya mencerminkan kesiapan teknis aparat di lapangan, tetapi juga menunjukkan kematangan strategi serta pendekatan humanis yang dilakukan oleh Kapolda dan Wakapolda Metro, Jaya beserta seluruh jajaran,” ujar Ismail dalam keterangannya. Minggu, (3/5).
Ia menegaskan bahwa implementasi program “Jaga Jakarta” terbukti efektif dalam menciptakan situasi yang kondusif. Program tersebut, menurutnya, tidak hanya bersifat seremonial, melainkan telah dijalankan secara konsisten dan terukur sehingga berdampak langsung terhadap meningkatnya rasa aman di tengah masyarakat.
“Program Jaga Jakarta telah diimplementasikan dengan sangat baik. Dampaknya sangat terasa, Jakarta kini menjadi lebih aman, tertib, dan damai, bahkan dalam momentum besar seperti May Day yang biasanya memiliki tingkat kerawanan tinggi,” jelasnya.
Ismail juga memberikan apresiasi khusus kepada jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang dinilai berhasil mengatur arus kendaraan secara optimal di tengah meningkatnya mobilitas massa aksi. Selain itu, peran Bidang Humas Polda Metro Jaya juga dianggap strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan menyejukkan kepada publik.
Tak hanya itu, kinerja Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) juga mendapat sorotan positif. Kedua satuan kerja tersebut dinilai mampu melakukan deteksi dini serta langkah antisipatif secara efektif, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak awal.
“Sinergi antar direktorat ini menjadi faktor kunci. Ditlantas mampu menjaga kelancaran, Humas menjaga komunikasi publik tetap kondusif, sementara Ditreskrimum dan Ditintelkam bekerja senyap namun strategis dalam menjaga stabilitas keamanan,” ungkap Ismail.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kepemimpinan yang solid antara Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya dalam mengoordinasikan seluruh kekuatan yang ada. Kepemimpinan yang responsif dan mengedepankan kepentingan masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga situasi tetap terkendali.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya beserta seluruh jajaran yang telah bekerja tanpa lelah, mengedepankan kepentingan masyarakat, serta menjaga situasi tetap aman dan damai. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada warga,” tegasnya.
Ismail juga berharap capaian ini dapat menjadi standar operasional dalam pengamanan agenda-agenda nasional ke depan, serta semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Ke depan, kami berharap pola pengamanan yang humanis, profesional, dan terukur ini terus dipertahankan. Kepercayaan publik harus dijaga melalui konsistensi kinerja yang baik seperti yang telah ditunjukkan dalam pengamanan May Day tahun ini,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, peringatan May Day di Jakarta tahun ini diikuti oleh berbagai elemen buruh yang menyampaikan aspirasi secara damai. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar tanpa gangguan berarti, berkat pengamanan terpadu dari jajaran Polda Metro Jaya.





