
FAKTAPLUS.ID—JAKARTA 19 Februari|Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hardian Irfani, merespons positif hasil survei yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap konsentrasi siswa di sekolah.
Menurutnya, hasil survei tersebut menjadi indikator awal bahwa intervensi pemenuhan gizi memiliki korelasi langsung dengan peningkatan fokus dan kesiapan belajar peserta didik. Ia menilai temuan itu sekaligus memperkuat argumentasi bahwa kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari faktor kesehatan dan nutrisi anak.
“Data survei Kemendikdasmen menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi dan partisipasi aktif siswa di kelas setelah menerima manfaat program MBG. Ini tentu menjadi kabar baik dan patut diapresiasi,” ujar Lalu Hardian Irfani dalam keterangannya, Rabu (19/2/2026).
Sebagai pimpinan di Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, dan olahraga, ia menegaskan bahwa dukungan terhadap program ini harus dibarengi dengan evaluasi menyeluruh dan perbaikan berkelanjutan. Menurutnya, konsistensi kualitas makanan, ketepatan distribusi, serta pengawasan anggaran menjadi aspek krusial yang tidak boleh diabaikan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan pelaksanaan program berjalan efektif di lapangan. Sekolah, dinas pendidikan, dinas kesehatan, hingga penyedia bahan pangan lokal perlu terlibat aktif agar manfaat MBG dapat dirasakan secara merata.
Selain berdampak pada peningkatan konsentrasi, Lalu menilai program ini berpotensi memberikan efek ganda terhadap perekonomian daerah, terutama jika pengadaan bahan pangan melibatkan pelaku usaha dan petani lokal. Dengan skema yang tepat, MBG dapat menjadi instrumen penguatan ekonomi sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Meski demikian, ia mengingatkan agar pemerintah tidak cepat berpuas diri. Hasil survei, menurutnya, harus dijadikan pijakan untuk menyempurnakan desain dan implementasi program. “Perbaikan harus terus dilakukan. Kita ingin program ini tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik dan kualitas generasi bangsa dalam jangka panjang,” tegasnya.
Komisi X DPR RI, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan program MBG berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Ia berharap, dengan komitmen bersama, program ini dapat menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat sistem pendidikan nasional.



