Example floating
Example floating
BeritaFakta LawyerHukumNasional

Gagalkan Penyelundupan Narkoba Skala Internasional, DPN LKPHI Apresiasi Kinerja Kepala BNN RI, Deputi Penindakan Besrta Seluruh Jajaran

×

Gagalkan Penyelundupan Narkoba Skala Internasional, DPN LKPHI Apresiasi Kinerja Kepala BNN RI, Deputi Penindakan Besrta Seluruh Jajaran

Sebarkan artikel ini
Ismail Marasabessy

Jakarta, Faktaplus.Id – Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) memberikan apresiasi tertinggi kepada Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI). Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan BNN RI membongkar sejumlah kasus peredaran narkoba skala nasional dan internasional yang mencatat rekor masif sepanjang periode Agustus hingga September 2026.

Langkah taktis dan strategis yang ditunjukkan oleh institusi antinarkotika tersebut dinilai sebagai bukti nyata dari komitmen kuat negara dalam memerangi narkoba. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari ketegasan BNN RI di bawah kepemimpinan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto. Di bawah komandonya, BNN terbukti konsisten dan tanpa kompromi dalam upaya memutus rantai peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.

Direktur Eksekutif DPN LKPHI, Ismail Marasabessy, menyatakan bahwa rentetan pengungkapan kasus besar ini menjadi angin segar bagi penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, sinergi dan ketajaman intelijen BNN dalam memetakan jalur-jalur penyelundupan internasional patut diacungi jempol. Keberhasilan ini dinilai berhasil menyelamatkan jutaan jiwa generasi muda Indonesia dari bahaya laten narkotika. Rabu, (23/9/26).

Salah satu capaian paling spektakuler yang disoroti oleh LKPHI terjadi pada pertengahan Agustus 2026. Tim gabungan yang terdiri dari BNN, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair di kawasan perairan Karimun, Kepulauan Riau. Operasi tangkap tangan di wilayah laut ini menjadi salah satu bukti bahwa jalur perbatasan perairan Indonesia terus dijaga dengan sangat ketat.

Ismail Marasabessy menegaskan bahwa penggagalan sabu cair dalam jumlah masif tersebut merupakan pukulan telak bagi kartel narkoba internasional. Jika barang haram tersebut berhasil lolos dan diolah ke bentuk kristal, dampaknya akan sangat merusak dan masif di tengah masyarakat. Kerja sama lintas sektoral dalam operasi ini dinilai menjadi potret ideal penegakan hukum maritim terpadu.

Tidak berhenti di situ, ketajaman BNN kembali teruji pada medio akhir Agustus hingga awal September 2026. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan berhasil membongkar jaringan narkotika internasional lintas negara yang menghubungkan Malaysia, Palembang, dan PALI. Operasi senyap ini berhasil memetakan pergerakan kurir yang memanfaatkan jalur-jalur tikus di wilayah Sumatra.

Dalam pengungkapan jaringan tersebut, petugas berhasil meringkus dua orang kurir utama yang berinisial MB (34) dan DD (46). Keduanya ditangkap tanpa perlawanan di kawasan Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua tersangka diketahui tergiur oleh keuntungan finansial yang sangat besar dari bisnis haram ini.

Berdasarkan data penyidikan, kedua kurir tersebut dijanjikan upah fantastis mencapai Rp135 juta untuk sekali pengiriman. Besarnya nominal upah yang ditawarkan menunjukkan betapa kuatnya modal finansial yang dimiliki oleh jaringan Malaysia-Palembang-PALI ini, sekaligus menjadi tantangan besar bagi aparat penegak hukum dalam memiskinkan para bandar.

Melihat rentetan keberhasilan ini, DPN LKPHI mendorong agar BNN RI tidak mengendorkan pengawasan, khususnya di wilayah-wilayah rawan pintu masuk penyelundupan. LKPHI juga meminta aparat penegak hukum untuk menuntut para pelaku dengan hukuman maksimal guna memberikan efek jera yang nyata bagi siapa saja yang terlibat dalam peredaran gelap narkoba.

Sebagai penutup, Ismail Marasabessy menegaskan bahwa LKPHI akan selalu berdiri mendukung penuh setiap langkah progresif BNN RI dalam membersihkan Indonesia dari narkoba. Sinergi antara lembaga kajian hukum dan institusi penegak hukum diharapkan dapat terus berjalan beriringan demi mewujudkan Indonesia Bersinar dan Bersih dari Narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *