Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaFakta LawyerHukumNasional

Aktivis HAM Disiram Air Keras, Direktur Eksekutif DPN LKPHI Desak Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Dan Ungkap Dalang Di Balik Penyiraman.

×

Aktivis HAM Disiram Air Keras, Direktur Eksekutif DPN LKPHI Desak Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Dan Ungkap Dalang Di Balik Penyiraman.

Sebarkan artikel ini
DPN LKPHI Apresiasi Polri atas Keberhasilan Berantas Narkoba dan Pencucian Uang
Direktur Eksekutif DPN LKPHI, Ismail Marasabessy, S.H.,

Faktaplus.Id – Aksi kekerasan berupa penyiraman air keras terhadap seorang aktivis hak asasi manusia kembali mengguncang publik. Peristiwa tersebut mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan, termasuk Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI), Ismail Marasabessy.

Ismail Marasabessy yang juga dikenal sebagai aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), menyatakan keyakinannya bahwa Kepolisian Daerah Metro Jaya mampu mengusut tuntas kasus tersebut.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kami sangat meyakini bahwa Polda Metro Jaya memiliki kapasitas dan profesionalitas untuk segera mengungkap kasus penyiraman air keras ini serta menangkap para pelakunya,” ujar Ismail dalam keterangannya. Selasa, (17/26)

Ia menegaskan bahwa tindakan penyiraman air keras merupakan bentuk kekerasan serius yang tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga mengancam ruang demokrasi serta kebebasan bagi para pejuang hak asasi manusia.

Selain mendesak penangkapan pelaku lapangan, Ismail juga meminta aparat kepolisian untuk tidak berhenti pada pelaku eksekutor semata. Menurutnya, penyidik harus mampu mengungkap siapa aktor intelektual atau pihak yang diduga menjadi dalang di balik aksi penyiraman tersebut.

“Polda Metro Jaya harus mengungkap siapa yang memerintahkan atau menjadi aktor di balik peristiwa ini. Penegakan hukum harus menyasar hingga ke dalangnya agar keadilan benar-benar terwujud,” tegasnya.

Ismail menilai pengungkapan kasus ini secara transparan dan tuntas sangat penting untuk memberikan rasa aman bagi para aktivis, pejuang HAM, serta masyarakat sipil secara luas.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut mengawal proses hukum yang sedang berjalan agar tidak terjadi intervensi maupun upaya pelemahan dalam pengungkapan kasus tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah bukti serta keterangan saksi terkait peristiwa penyiraman air keras tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *